Fibroadenoma

Apa itu fibroadenoma

Fibroadenoma adalah tipe neoplasma dada jinak yang amat lazim dan mayoritas tak menaikkan resiko barah dada. Meskipun perempuan dari segala umur sanggup mengembangkan fibroadenoma, lazimnya terbentuk pada perempuan premenopause yang lebih muda. Fibroadenoma lazimnya memiliki bentuk bulat atau lonjong yang jelas dan berasa serupa karet dan tidak menimbulkan rasa sakit. Ketika menyentuhnya, mudah untuk berjalan di dasar selaput dan tidak tersangkut di satu tempat. Terdapat pula pengertian fibroadenoma ialah massa kecil dada yang beraneka dari rangkaian fibrosa dan rangkaian kelenjar.

sejalan periode, penyakit fibroadenoma sanggup mengembang atau bahkan menyurut dan lenyap. Kadar estrogen yang lebih tinggi karena mengandung atau latihan hormon sanggup mengakibatkan penyakit fibroadenoma mengembang, sementara menopause kerap kali mengakibatkan penyakit fibroadenoma mengecil. Penyakit fibroadenoma lazimnya berupa tonjolan tunggal, meskipun beberapa wanita mengalami beberapa fibroadenoma disatu atau kedua dada. Fibroadenoma sering dicirikan dengan tonjolan mini yang apabila diraba keras dan gampang dijalankan. Fibroadenoma juga sering disebut dengan fibroadenoma mammae. Seringkali dokter mempelajari mengenai makalah fibroadenoma mammae, agar mengetahui langkah pengobatan fibroadenoma mammae dan cara menangani pasien dengan penyakit fibroadenoma.

Terkadang masyarakat tidak memahami tentang fibroadenoma. Pasien seringkali menanyakan apa itu fibroadenoma, maka biasanya ahli menjelaskan pengertian fibroadenoma secara mudah dipahami oleh pasien. Kebanyakan ahli menjelaskan kepada pasien menggunakan makalah fibroadenoma mammae, sesuai istilah kedokteran fibroadenoma bisa disebut dengan fibroadenoma mammae. Kebanyakan fibroadenoma tak terhubung dengan peningkatan bahaya barah dada. Tetapi, tampaknya ada sedikit peningkatan risiko dengan fibroadenoma rumit.

Patofisiologi fibroadenoma

Patofisiologi fibroadenoma kebanyakan disinggung oleh kegiatan hormonal. Kelenjar mammae bermula dari sisi kaudal rangkaian ektodermal yang diketahui selaku jalur susu, diawali dari aksila sampai inguinal pada dasar anterior dari fetus yang mulai bertumbuh. Ketika pubertas, hormon pituitari dan ovarium menggoda perangsangan dari pengenbangan dada perempuan selaku utama mengakibatkan kumpulan dari adiposit. Gumpalan dada sanggup menyentuh sisi manapun dari rangkaian yang membuat payudara tercakup selaput, duktus, dan rangkaian gabungan. Patofisiologi fibroadenoma sering dipakai ahli untuk mendeteksi awal dari penyakit fibroadenoma dari pasien.

Patofisiologi fibroadenoma ditentukan pada dominasi estrogen dan defisiensi progesteron yang mengakibatkan hiperproliferasi rangkaian ikat, yang diikuti oleh proliferasi epitel fakultatif. Penyakit fibroadenoma berkembang dengan bertambahnya umur premenopause dan amat parah terbentuk di perempuan selama umur 40-an.

Diagnosa fibroadenoma

Diagnosa fibroadenoma lazimnya diperoleh sesudah ahli menjalankan berbagai tes dan mengajukan berbagai pertanyaan kepada korban mengenai sejarah kecacatan dan obat-obatan yang biasa digunakan. Sejauh penelitian medis dada, ahli akan meneliti tonjolan dan masalah lainnya. Berbagai fibroadenoma amat mini agar disentuh, sehingga cuma dapat diketahui dalam pengujian pencitraan. Bila mempunyai tonjolan yang sanggup disentuh dengan meraba, ahli berpotensi menganjurkan pengujian atau prosedur tertentu, tergantung pada umur dan sifat tonjolan tersebut.

Beberapa pengujian agar mendiagnosa fibroadenoma :

  • Monografi diagnostik. Mamografi memakai sinar-X agar membuahkan ilustrasi dari wilayah yang menyangsikan di rangkaian dada
  • USG dada. Teknologi ini memakai ombak bunyi agar membuahkan ilustrasi sisi dalam dada
  • Aspirasi jarum halus. Melalui jarum tipis yang dimasukkan ke dalam payudara, dokter mencoba untuk menarik isi dari benjolan di payudara
  • Biopsi jarum inti. Seorang ahli radiologi dengan bimbingan dari USG lazimnya melakukan prosedur ini. Dokter menggunakan jarum guna mengumpulkan contoh rangkaian dari tonjolan tersebut, yang kemudian dibawa ke laboratorium guna dianalisis

Penyebab fibroadenoma

Penyebab fibroadenoma secara pastinya tidak dapat diperoleh. Kelihatannya penyebab fibroadenoma dipengaruhi oleh estrogen dikarenakan timbul amat kerap pada perempuan premenopause atau mengandung dan menggunakan latihan perubahan hormon. Sebagian besar fibroadenoma berubah ukurannya selama siklus menstruasi saat hormon berpindah. Jadi selama periode ini adenoma yang sama bisa menjadi lebih terlihat atau mungkin menyusut ke titik menstruasi saat kadar hormon berubah. 

Kecurigaan ini muncul dikarenakan penyebab fibroadenoma kerap timbul pada ketika perempuan pada umur pembiakan. Neoplasma jinak dada ini berkembang dari satu lobulus. Rangkaian kelenjar sekitar lobulus dan saluran air susu muncul dan membentuk benjolan padat. Hormon-hormon ini dapat menjadi penyebab fibroadenoma semacam edema yang tumbuh. Jadi massa penyebab fibroadenoma sanggup mengembang ketika seorang wanita mengandung atau meneteki.

Gejala fibroadenoma

Gejala fibroadenoma lazimnya tak menimbulkan rasa sakit, mungkin tidak menyadari sampai dapat merasakan benjolan ketika mandi. Ciri-ciri fibroadenoma lazimnya hanya merupakan tak nyeri atau lembut ketika dipegang. Mayoritas masyarakat tak mempunyai ciri-ciri fibroadenoma apapun kecuali tonjolan.

Tetapi, ciri-ciri fibroadenoma berpotensi akan merasakan lembut sebelum haid seseorang. Ciri-ciri fibroadenoma atau gejala fibroadenoma pula sanggup mulai timbul mengembang sekira mengandung, meneteki atau ketika melaksanakan latihan pertukaran hormon. Tetapi ciri-ciri fibroadenoma lazimnya balik ke dimensi semula sesudah fluktuasi hormonal.

Pengobatan fibroadenoma

Korban dengan penyakit fibroadenoma mungkin tidak membutuhkan perawatan apapun. Jika fibroadenoma masih kecil, ahli mungkin menganjurkan agar menunggu supaya memandang apakah tonjolan muncul atau menyurut daripada mencoba mengeluarkannya segera. Demikian pula, bila terkena fibroadenoma sejauh mengandung atau ketika meneteki. Dokter kemungkinan menunggu sampai tingkat hormon kembali ke tingkat normal untuk melihat apakah benjolan lenyap dengan sendirinya.

Biasanya ahli akan menjalankan tes guna memastikan pengobatan fibroadenoma yang sesuai dengan tingkat keparahan. Bila penyakit fibroadenoma membesar, dokter mencurigai atau dokter tidak yakin benjolan itu fibroadenoma atau bukan. Kemungkinan dokter akan merekomendasikan pengobatan fibroadenoma dengan cara pengangkatan benjolan. Pengobatan fibroadenoma dengan cara ini bisa membantu meyakinkan bahwa tonjolan bukanlah barah dan tidak tumbuh serta merusak rangkaian dada di sekelilingnya.

Beberapa cara pengobatan fibroadenoma :

  • Lumpektomi atau biopsi eksisi : Pembedahan singkat guna mengambil fibroadenoma
  • Cryoablasi : Ahli memakai mesin ultrasound guna menemukan fibroadenoma. Ini menggunakan gas guna memperkukuh rangkaian di dekatnya, yang menghancurkan fibroadenoma tanpa pembedahan

Referensi

  1. BreastCancer.org : Fibroadenoma : https://www.breastcancer.org/symptoms/benign/fibroadenoma
  2. AJOG : Fibrocystic breast disease: Pathophysiology, pathomorphology, clinical picture, and management : https://www.ajog.org/article/0002-9378(86)90421-7/abstract
  3. Mayo Clinic : Fibroadenoma : https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fibroadenoma/diagnosis-treatment/drc-20352756
  4. Verywellhealth : An Overview of Breast Fibroadenomas : https://www.verywellhealth.com/breast-fibroadenoma-treatments-430019
  5. MedicalNewsToday : What to know about fibroadenomas of the breast : https://www.medicalnewstoday.com/articles/323951
  6. WebMD : Fibroadenoma? : https://www.webmd.com/breast-cancer/what-are-fibroadenomas

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *