Bulimia

Apa itu bulimia

Bulimia adalah kekacauan makan yang parah yang memanifestasikan dirinya dalam krisis dimana orang kehilangan kontrol dalam hubungan mereka dengan asupan dan makan sejumlah besar lemak dan makanan manis.

Penyakit bulimia merupakan penyakit serius mental. Bulimia dapat mempengaruhi siapa saja dari segala usia, jenis kelamin, atau latar belakang. Sebagian besar orang tidak mengetahui pengertian bulimia. Penting diketahui bahwa pasien bulimia terjebak dalam siklus makan asupan dalam kapasitas banyak, dan kemudian mencoba mengimbangi asupan berlebihan itu dengan memuntahkan, mengkonsumsi obat pencahar, berpuasa, atau olahraga maksimal. Dengan adanya pengertian bulimia maka diharapkan agar masyarakat sudah bisa memahami dan mengerti tentang arti bulimia.

Orang dengan penyakit bulimia condong mempunyai bobot tubuh yang sehat di sebagian besar masa. Ketika ada kelebihan bobot tubuh, biasanya makan kebanyakan dan tidak diikuti oleh periode kompensasi. 

Ada pula yang menyebut dengan istilah bulimia nervosa. Bulimia nervosa adalah kekacauan asupan parah dan memungkinkan merenggut nyawa. Penderita bulimia nervosa mungkin secara diam-diam asupan kebanyakan, makan asupan dalam kuantitas besar dengan kehilangan kendali atas asupan nya, serta mencoba menghilangkan kalori ekstra dengan cara yang tidak sehat. 

Penyebab bulimia

Penyebab bulimia hingga kini tidak terdeteksi. Mayoritas unsur yang bisa berlaku dalam pertumbuhan gangguan makan, termasuk genetika, biologi, kesehatan emosional, ekspektasi masyarakat, dan masalah lain. Mayoritas perempuan lebih mungkin mendapati penyebab bulimia daripada laki-laki. Bulimia sering dimulai pada akhir masa remaja atau awal masa dewasa. 

Unsur-unsur yang meningkatkan resiko bulimia termasuk :

  • Biologi. Orang dengan kerabat tahap pertama dengan kelainan makan mungkin lebih mengembangkan kelainan makan, menunjukkan kemungkinan adanya hubungan genetik. Apabila terjadi kelebihan berat badan saat masih anak-anak dapat meningkatkan penyebab bulimia.
  • Masalah psikologis atau emosional. Kasus psikologis dan emosional, semisal kemurungan, kekacauan kekhawatiran atau kekacauan penggunaan zat amat erat kaitannya dengan kekacauan asupan.
  • Diet. Orang yang melakukan diet beresiko sangat besar mendapati penyebab bulimia atau kekacauan asupan. Kebanyak orang dengan bulimia sangat membatasi kalori antara gaya hidup, yang bisa menyulut keinginan untuk makan berlebihan.

Sebagian orang biasanya mengetahui bahwa pola makannya tidak normal. Biasanya mungkin merasa takut dan bersalah atas makanan nya dan mulai melakukan pembersihan.

Diagnosa bulimia 

Sebagian besar dokter akan mendiagnosa bulimia terhadap wanita dan jarang sekali dilakukan terhadap laki-laki.

Kriteria diagnosa bulimia :

  • Kebiasaan asupan yang kebanyakan mengulang, yang didefinisikan sebagai sejumlah asupan yang pasti sangat besar daripada mayoritas orang lain yang makan dalam kuantitas dan jam yang sama.
  • Kehilangan kendali. Orang tersebut harus merasa seolah-olah mereka telah kehilangan kendali atas asupan kebanyakan dan tidak dapat menahan diri atau mengontrol seberapa kerap mereka makan.
  • Penggunaan tindakan yang belum pantas agar menghindari kenaikan bobot tubuh atau agar mengimbangi asupan kebanyakan.

Gejala bulimia

Sebagian orang berpotensi mempunyai gejala bulimia yang berbeda pula. Kemungkinan melihat perubahan pada tubuh dan perilaku.

Gejala bulimia secara fisik :

  • Masalah gigi
  • Sakit tenggorokan
  • Kelenjar bengkak di leher dan wajah
  • Mulas, gangguan pencernaan, kembung
  • Haid tidak tetap
  • Kelemahan, kelelahan, mata merah
  • Menambah dan mengurangi bobot tubuh sesering mungkin 
  • Pusing atau pingsan
  • Merasa kedinginan sepanjang waktu
  • Masalah tidur
  • Selaput mati, cakar getas

Gejala bulimia secara perilaku :

  • Asupan tidak terkendali, dilanjutkan dengan membersihkan
  • Menimbun atau mencuri asupan
  • Ritual asupan, seperti makan cuma asupan khusus
  • Melewatkan makan atau makan cuma dalam porsi kecil
  • Terasa bebas kontrol
  • Memuntahkan atau menyelewengkan obat pencahar agar mencoba mengecilkan bobot tubuh
  • Sering menggunakan kamar mandi sesudah makan

Bila anggota keluarga mempunyai fokus yang tidak sehat pada bobot tubuh atau tampak terlalu tertarik pada makanan, segera konsultasikan ke dokter agar mendapatkan perawatan yang baik.

Pengobatan bulimia

Penyakit bulimia dapat disembuhkan, tetapi perlu waktu dan pemulihan akan berbeda pada setiap orang. Rencana pengobatan pula akan disesuaikan dengan kondisi pasien dan harus mempertimbangkan dukungan lain yang mungkin dibutuhkan.

Antidepresan tidak boleh ditawarkan sebagai satu-satunya pengobatan bulimia. Pengobatan bulimia biasanya dilakukan dengan kombinasi  terapi atau perawatan swadaya agar menolong mengelola kondisi yang dimiliki.

Beberapa keadaan yang ditimbulkan bulimia :

  • Kekhawatiran atau kemurungan
  • Fobia sosial
  • Gangguan obsesif kompulsif

Kebanyakan penderita bulimia akan bisa tinggal dirumah selama perawatan. Namun, bisa juga dirawat di rumah sakit jika mengalami komplikasi kesehatan serius. Dokter akan mengawasi bobot tubuh dan kesehatan secara cermat jika dirawat di rumah sakit.

Referensi

  1. Beat : Bulimia Nervosa : https://www.beateatingdisorders.org.uk/types/bulimia
  2. Mayo Clinic : Bulimia nervosa : https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bulimia/symptoms-causes/syc-20353615
  3. Verywell Mild : Bulimia Diagnosis Requires 4 Factors : https://www.verywellmind.com/diagnostic-criteria-for-bulimia-nervosa-1138313
  4. WebMD : Bulimia : https://www.webmd.com/mental-health/eating-disorders/bulimia-nervosa/mental-health-bulimia-nervosa#1
  5. NHS : Treatment : https://www.nhs.uk/conditions/bulimia/treatment/

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *