Amenorrhea

Apa itu amenorrhea

Amenorrhea adalah istilah medis untuk kurangnya periode menstruasi. Amenore bukanlah penyakit, tetapi bisa menjadi gejala dari kondisi lain. Tersedia dua macam amenorrhea ialah amenorrhea primer serta amenorrhea sekunder. Amenorrhea butuh mendapatkan tanggapan dikarenakan sanggup membentuk ciri dari kecacatan yang gawat. Salah satunya neoplasma terhadap kelenjar pituitari. Amenorrhea primer terbentuk saat seorang gadis belum mendapatkan haid awal terdapat umur 16 tahun. Sedangkan amenorrhea sekunder menggambarkan perempuan yang mendapati ketidakhadiran melebihi dari tiga siklus haid setelah mendapati haid yang teratur. Sebagian besar masyarakat khusus nya perempuan tak mengetahui apa itu amenorrhea.

Penting dilihat, bahwa wajarnya sebelum menerima zaman pubertas, ketika mengandung atau saat menerima tahap mati haid perempuan tak akan mendapati haid. Diluar keadaan dan tahap itu, bila seorang perempuan belum datang mendapati haid awal atau tak mendapati haid balik, dibutuhkan penelitian kesemuanya guna meyakinkan penyebab amenorrhea dan unsur pemantiknya. Sebagian ahli menjalankan penelitian tentang penyebab amenorrhea dan perawatan bagi amenorrhea primer dan amenorrhea sekunder serta keadaan dimana amenorrhea sekunder sering membentuk gejala utama. Namun, ada pula sebagian orang yang hanya mengetahui pengertian amenorrhea ialah kecacatan keterlambatan haid yang terbentuk terhadap perempuan.

Penyebab amenorrhea

Diagnosa amenorrhea

Dalam kebanyakan kasus, penelitian fisik, pengujian kehamilan dan terkadang USG sudah cukup guna memandu mendapatkan diagnosa amenorrhea. Namun, guna mendiagnosa amenorrhea biasanya ahli akan mengajukan mengenai keresahan, ada tidaknya pengubahan cara asupan atau olahraga, pemakaian ramu-ramuan terkhusus sebelumnya dan sejarah kesehatan dan golongan.

Jika pasien melewatkan suatu periode, harus segera konsultasi ke dokter spesialis hormon wanita. Jika penyakit amenorrhea terjadi karena kehamilan, pasien bisa memulai perawatan prenatal. Jika terjadi karena menopause, terdapat pertolongan bila gejalanya tak nyaman. Penyakit amenorrhea melambangkan menstruasi yang terlewat yang mengakibatkan menopause biasanya diawali saat umur 40 tahun. Dokter spesialis hormon wanita akan menjalankan penelitian fisik dan penelitian pinggul.

Penyebab amenorrhea

Sesuai dengan pengertian amenorrhea yang melambangkan keterlambatan siklus menstruasi, maka penyebab amenorrhea pula sesuai dengan jenisnya.

Berbagai penyebab amenorrhea sesuai dengan jenisnya :

Amenorrhea Primer

Penyebab umum amenorrhea primer ialah sejarah keluarga yang mendapati kemunduran haid. Tetapi, kadangkala terdapat perkara keturunan.

Keadaan keturunan yang sanggup mengakhiri ovarium :

  • Gejala Turner
  • Pertanda insensitivitas androgen, yang mengakibatkan naiknya tingkat testosteron
  • Kelumpuhan Mullerian

Kelumpuhan mullerian ialah malformasi anggota tubuh pembiakan. Rahim dan saluran tuba tidak terbentuk sebagaimana mestinya. Kemungkinan terdapat kasus rangkaian yang berhubungan dengan alat kemaluan yang terdapat semenjal lahiriah. Kadangkala kandungan dan terusan tuba berpotensi lenyap. Namun, kadangkala terdapat kasus dalam tabung tak terhubung dengan baik.

Amenorrhea Sekunder

Menstruasi kemungkinan berakhir dikarenakan sejumlah dalih. 

Beberapa dalih tercakup :

  • Kecacatan ginekologi
  • Sakit parah
  • Stress fisik
  • Memiliki indeks bobot badan yang amat turun

Ketika bobot badan menurun di dasar 19, bahaya menumbuhkan amenorrhea sekunder meninggi secara nyata 

Kemerosotan bobot tubuh

Kemerosotan bobot tubuh yang gawat sanggup didapatkan oleh kecacatan fisik atau kekacauan asupan. Kerusuhan amarah yang serius atau stress yang memuncak pula sanggup mengakibatkan menstruasi perempuan berakhir.

Gejala amenorrhea

Dilihat dari pengertian amenorrhea yang melambangkan penyakit yang berkaitan dengan perkara menstruasi, maka gejala yang ditimbulkan oleh penyakit amenorrhea sangat bervariasi. Haid melambangkan cara pelunturan tembok rahim dampak tak dibuahi sel telur. Keadaan tersebut lazimnya terbentuk tiap 21-35 hari sekali dan dicirikan dengan perginya darah dari vagina yang terjadi selama 2-7 hari.

Umumnya, haid akan berawal terbentuk saat jarak umur 11-14 tahun dan berakhir ketika menerima zaman mati haid. Ketika mendapati penyakit amenorrhea, maka tak terbentuk haid.

Beberapa gejala amenorrhea :

  • Sakit kepala
  • Visi berubah
  • Mual
  • Rambut muka ekstra
  • Rambut gugur
  • Peralihan besarnya payudara
  • Cairan susu atau keluarnya cairan dari payudara

Pengobatan amenorrhea

Pengobatan penyakit amenorrhea akan ditentukan berdasarkan penyebab yang melandasinya. Dokter spesialis hormon wanita biasanya secara teliti mencari tahu penyebab utama dari penyakit amenorrhea. Umumnya, pada wanita apabila melihat gejala mulai muncul walaupun kecil kemungkinan, secara cepat berkonsultasi dengan dokter spesialis hormon wanita.

Beberapa langkah sebelum menentukan pengobatan amenorrhea :

  • Mengetahui umur pasien
  • Kesehatan pasien secara keseluruhan dan kesehatan masa lampau
  • Penanganan obat, prosedur dan terapi tertentu
  • Jangka waktu keadaan tersebut diperkirakan akan berlangsung

Perawatan bagi amenorrhea kemungkinan termasuk :

  • Pengobatan hormon
  • Pil KB (mencegah ovulasi)
  • Perubahan pola makan termasuk peningkatan asupan kalori dan lemak
  • Suplemen kalsium untuk mengurangi pengeroposan tulang

Referensi 

  1. NIH : Amenorrhea : https://www.nichd.nih.gov/health/topics/amenorrhea
  2. Cleveland Clinic : Amenorrhea: Diagnosis and Tests : https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/3924-amenorrhea/diagnosis-and-tests
  3. MedicalNewsToday : What is amenorrhea? : https://www.medicalnewstoday.com/articles/215776
  4. Family Doctor.org : What is amenorrhea? : https://familydoctor.org/condition/amenorrhea/
  5. Johns Hopkins Medicine : Amenorrhea : https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/amenorrhea

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *